Geliat Bisnis Kampung Bata Merah Sapan

oleh -142 views
sapan kampung bata merah
Bata merah produksi Sapan

Zonasik.com, Bisnis- Sapan memang terkenal dengan industri bata merahnya sejak 1965. Banyak penduduk di daerah ini yang memanfaatkan lumpur Sungai Citarum untuk membuat bata merah.

Sapan sendiri merupakan daerah berada di pinggil Sungai Citarum, Gedebage, Kabupaten Bandung.

Pada awalnya, pembuatan bata merah tersebut dilakukan di kampung, bukan di pinggir sungai. Media pembuatan tidak menggunakan pembakaran (Lio). Hanya mengandalkan panas matahari pada musim kemarau.

Tujuannya pun bukan untuk dijual, tetapi hanya untuk kebutuhan bahan pokok bangunan saat membangun rumah.

Kualitas dan Perkembangan Bata Merah Sapan

Seiring berjalannya waktu, banyak orang menyadari bahwa kualiatas bata merah Sapan dinilai kuat, besar, dan tidak mudah retak.

Ukuran bata merah Sapan sendiri yaitu memiliki pajang 20 cm, lebar 10 cm, serta ketebalan 5cm.


Permintaan terhadap Bata Merah Sapan mulai bertadatangan dengan jumlah yang cukup besar. Orang-orang membutuhkan bata merah untuk pembangunan rumah.

Tak ayal para penduduk pun mulai menjadikan pembuatan bata merah sebagai mata pencaharian.

Para penduduk pun beramai-ramai menggeruk lumpur di Sungai Citarum dan mendirikan LIO (Tempat pembakaran bata).

Pada tahun 1970-an ratusan Lio berbentuk kubah segitiga beratap plastik berderet di sepanjang aliran Sungai Citarum.


Pengolahan bata merah dilakukan sendiri-sendri dan berlangsung turun-temurun. Pembuatan bata merah yang sekarang adalah penerus dari para pengrajin bata merah generasi pertama yang mencoba mencari peruntungan dengan meneruskan usaha bata merah ini.

Untuk target penjuaalan bata merah ini tidak mempunyai sistem atau pemasaran khusus, hanya menuggu pembeli atau ditampung oleh bandar untuk dijual ke kontraktor.

Dalam perkembangannya bata merah Sapan bisa menjangkau ke berbagai daerah seperti Bogor, Jakarta, Depok, selain Kota Bandung, Cimahi, dan Cicalengka.

Namun, sejak krisis moneter pada tahun 1998 bata merah sapan ini mengalami penurunan drastis. Tak tampak lagi mobil-mobil pengangkut bata merah yang berlalu lalang di sepanjang jalan Sapan.

Tatang, salah seorang pengrajin bata mengatakan, “waktu dulu pas tahun 1990-an mah rame yah tapi kalau sekarang mah sepi”.

Ratusan Lio yang berderet panjang pun mulai menyusut bahkan ditinggalkan para pengrajin bata dan pemilik Lio.

Keadaan ini terjadi karena faktor berkurangnya jumlah projek pembangunan yang tidak menggunakan bata merah lagi.

Lio tempat pembakaran bata merah
Lio tempat pembakaran bata merah


Bahan dan Pembuatan Bata Sapan

Adapun bahan pembuatan bata sapan yaitu

  • Tanah liat
  • Huut/Gabah padi
  • Air Secukupnya

Seiring perkembangannya jaman proses pembuatan bata merah mengalamai kemajuan. Adapun tahapan proses pembuatan bata merah ada 2 cara yaitu

1. Pembuatan Bata Merah sapan secara Manual

Sediakan alat dan bahan yang akan digunakan terlebih dahulu

  • Cangkul
  • Plastik sebgai alas untuk mencetak
  • Cetakan bata
  • Tanah liat
  • Huut/Gabah padi atau bisa dengan abu padi
    Sediakan tanah yang akan dicetak dengan cara: Cangkul tanah hingga membentuk lingkaran, lalu kasih air secukupnya. Lalu tanah itu diinjak-injak/diluluh hingga benar-benar lunak agar tanah tidak keras saat di cetak. Lalu tanah itu dibuat seperti bola agar mempermudah untuk dipindahkan ke dalam cetakan.
Tanah liat yang sedang diluluh


Tahap Pencetakan

  • Sebelum kita melakukan pencetakan, gelar plastik sebagai alas, taburi plastik dengan abu dulu, serta taburi cetakan dengan abu agar tanah tidak lengket.
  • Ambil tanah yang sudah lengket tersebut. Letakkan dan masukkan tanah ke dalam cetakan, lalu pukul-pukul tanah tersebut agar tanah benar benar padat.
Tahap pencetakan bata secara manual

Tahap pengeringan

Pada tahap ini, yaitu melakukan penyusunan bata tersebut di dalam Lio. Usahakan bata yang dalam proses pengeringan jauh dari sinar matahari. Hal ini untuk menjaga kualitas bata agar tidak mudah retak. Keringkan bata selama 1 minggu.

Pengeringan Bata

Tahap Pembakaran dan Pendinginan Bata

Biasanya satu Lio itu muat dengan 5000 bata atau lebih. Kemudian tumpukkan gabah padi ke tungku pembakaran. Lakukan pembakaran dengan membakar gabah padi yang telah menumpuk tersebut.

Jika api cukup besar, maka pembakaran api bisa dapat terselesaikan dalam waktu 5 hari. Namun, jika menggunakan api dengan sedang pembakaran ini dapat memakan waktu 7-8 hari.
Pendinginan bata dengan cara menggunakan energi alam yaitu angin selama 5-7 hari.

Tahap pembakaran bata
Tahap pendinginan Bata
Ini adalah gambar bata manual yang sudah jadi

2. Pembuatan Bata Merah Span Press (Mesin)

Pada dasarnya pembuatan bata pres hampir sama dengan pembuatan bata manual pada umumnya. Yang membedakan hanya menggunakan alat bantu mesin dan pembuatannya juga lebih efesien waktu.

Proses pembuatan bata pres ini tak perlu cetakan yang manual, cukup mengoperasikannya dan pengerjaannya pun akan lebih cepat.

Proses pembuatan bata pres dengan menggunakan mesin
ini hasil bata press menggunakan mesin

Dengan artikel ini semoga bisa mengangkat bata merah Sapan ini bisa mengulangi masa keemasannya lagi agar bata merah asli Sapan ini bisa mendapatkan banyak perhatian dari pemerintah dan memajukan ekonomi UKM dalam bidang bangunan.

oleh: FERI MUHAMMAD ANSHORI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *